Lewati ke konten utama
Kota Serang
Modul 4: Langkah 4: Operasional Kasir POS & Keuangan WarungEstimasi baca: 3 menit

Pencatatan Arus Kas Warung & Rekonsiliasi Tutup Shift Laci Kasir

Pantau keluar-masuk uang tunai harian di tokomu, catat modal awal kasir, dan lakukan rekonsiliasi tutup shift laci kasir agar pembukuan fisik dan digital selalu seimbang 100%.

Langkah-Langkah Pelaksanaan:

11. Masukkan Modal Awal saat Buka Shift

Saat petugas kasir memulai shift penjualan pagi atau sore, masukkan nominal uang kembalian fisik di laci kasir (misal Rp 100.000). Sistem akan mencatatnya sebagai modal awal arus kas.

Tips Praktis: Menentukan modal awal yang tepat sangat penting agar uang kembalian pelanggan di awal buka warung selalu tersedia.

22. Catat Kas Keluar Operasional Harian

Jika ada pengeluaran kas toko di tengah operasional (seperti membeli kantong kresek, es batu, atau bayar galon air), catat di menu 'Arus Kas' (/dashboard/kasir/arus-kas) dengan kategori 'Kas Keluar'.

Tips Praktis: Pencatatan kas keluar secara disiplin mencegah terjadinya selisih misterius di akhir hari.

33. Buka Menu Rekonsiliasi Tutup Shift

Pada akhir jam kerja atau saat pergantian petugas kasir, buka halaman 'Rekonsiliasi' (/dashboard/kasir/rekonsiliasi) untuk memulai verifikasi laci kasir.

44. Hitung Fisik Uang Tunai di Laci Kasir

Hitung jumlah lembaran dan koin uang tunai yang ada di dalam laci kasir, lalu ketikkan total uang fisik tersebut pada kolom verifikasi penghitungan.

55. Periksa Status Selisih & Simpan Laporan

Sistem secara otomatis membandingkan uang fisik dengan penerimaan sistem. Indikator akan menunjukkan 'Pas (Seimbang)', 'Lebih', atau 'Kurang'. Simpan rekonsiliasi dan cetak laporan penutupan shift kasir.